Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Solopeduli Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Abu Merapi



Gunung merapi kembali meletus pagi ini pukul 05.22 WIB. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu setinggi 6.000 dari puncak gunung. Dampak abu terasa disejumlah wilayah, salah satunya di wilayah Karanganyar Jawa Tengah. 

Masyarakat mulai resak karena dampak abu yang semakin tebal. Beberapa warga berbondong-bondong ke apotik untuk membeli masker tetapi persediaan masker di sejumlah apotik telah habis, melihat hal tersebut, Solopeduli membagikan masker gratis untuk warga. Ratusan masker tersebut disalurkan di depan kantor Solopeduli di komplek Griya Smart Jl. Tentara Pelajar, Jaetak, Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

”Bergegas kami bagi tim untuk membagikan masker, di depan kantor pusat ada 5 orang yang membagikan masker. Hampir semua mobil, motor bahkan sepeda yang melintas berhenti untuk menerima masker gratis, 3 orang lainnya menyebarkan di wilayah Boyolali,” terang Fafa Faisal selaku Manajer Charity Solopeduli. Timnya selalu menyediakan stok masker untuk antisipasi jika dibutuhkan.

Sidik Anshori selaku Direktur Utama Solopeduli menghimbau kepada seluruh tim dan relawan untuk lebih bersiaga menghadapi kemungkinan erupsi merapi yang bisa terjadi sewaktu-waktu. ”Khusus untuk merapi ini, kami kontak relawan yang ada di wilayah Boyolali, Klaten, Sleman dan Magelang untuk terus memantau perkembangan dan assesmen wilayah terdampak abu merapi. Laporan perkembangan dan assesmen dari yang akan kami gunakan untuk menentukan bantuan apa yang dibutuhkan, sejauh ini yang dibutuhkan masih masker untuk warga terdampak abu merapi,” jelasnya.