Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jawaban Pengemudi Gojek Ini Mencengangkan

Pengemudi Gojek ketika di tanya alasan kenapa tertarik menjadi driver gojek kebanyakan akan menjawab buat sambilan atau buat nambah uang belanja. Tapi beda dengan jawaban driver gojek yang satu ini.

Pengemudi gojek (foto sentot widiyanto)
"Jadi gini mas, beberapa tahun yang lalu Adik saya mudik dari Jakarta naik kereta, turun Stasiun Tugu jam 3 pagi. Kan jam segitu cuma ada beberapa becak ma ojek, mas. Padahal cuma mau ke Patuk, eh, sama tukang ojek itu dikasih tarif 75 ribu. MasyaAllah. Saya denger cerita itu jadi marah dan geram, Mas. Sejak itu saya bercita-cita, suatu saat pingin jadi tukang ojek, yang adil, yang bisa membantu orang yang membutuhkan" Ujarnya sebagaimana di tulis oleh Sentot Widiyanto yang saat itu memakai jasanya

Begitu mulia tujuan driver yang satu ini, motivasinya menjadi tukang ojek adalah membantu orang yang membutuhkan. Memang seringkali orang memanfaatkan kesulitan oranglain untuk meraup keuntungan yang tidak wajar, seperti di ceritakan oleh pengemudi gojek di atas.

Pengemudi gojek di atas melakukan pekerjaannya semata-mata karena panggilan jiwa, bukan hanya karena mengejar materi.